BERITA

Sosialisasi dan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Biogas untuk Peningkatan Kapasitas Warga Serta Kualitas Lingkungan


2020-12-10

Sleman - Sebagai negara agraris masyarakat Indonesia di pedesaan umumnya berprofesi sebagai petani dan atau peternak (industri maupun non industri). Untuk kemudahan maupun karena keterbatasan lahan, alih-alih meletakkan kandang terpisah, banyak peternak yang meletakkan kandang ternak berdekatan/bersebelahan dengan hunian/rumah mereka. Jika tidak ditata dan dikelola dengan baik kondisi ini dapat mengakibatkan timbulnya masalah polusi atau pencemaran, baik pencemaran bau maupun air tanah. Karena tidak sedikit peternak yang tidak membuat instalasi limbah ternak secara baik. Hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran dan/atau perusakan pada lingkungan hidup tidak hanya berdampak pada kelangsungan kehidupan manusia sekarang, namun juga mengancam pada kelangsungan hidup manusia dimasa yang akan datang. Kondisi serupa dijumpai juga di Dusun Sambirejo, Selomartani.

Maka melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat salah satu dosen Prodi Arsitektur Universitas Amikom Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan penyuluhan mengenai pengelolaan limbah ternak menjadi biogas dan penataan kandang ternak yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kapasitas kelompok peternak Dusun Sambirejo. Kegiatan yang berlangsung bulan Agustus hingga November 2020 ini diawali dengan sosialisasi, kemudian mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dan penyuluhan mengenai pengelolaan limbah ternak dan kandang ternak, secara in site atau virtual (disesuaikan kondisi pandemi COVID 19). Dengan kegiatan ini diharapkan warga akan mendapatkan pengayaan pengetahuan dan pemahaman mengenai pengelolaan limbah dan dapat menerapkannya pada daerah. Sehingga tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat sebagai transfer knowledge, peningkatan kapasitas masyarakat dan kualitas lingkungan dapat tercapai.

Sosialisasi

Bagan