BERITA

STUDIUM GENERALE KE 3


05 Jul 2018

Studium Generale #3, How To Be A Good Architect? Perancangan yang Baik dengan Metode yang Baik

Yogyakarta, 30 Mei 2018. Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas AMIKOM Yogyakarta, telah menyelenggarakan Serial Studium Generale yang ke-3 pada tanggal 30 Mei 2018 di Ruang Citra II, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Seperti studium generale sebelumnya, Program Studi Arsitektur mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya. Kali ini giliran para Bapak Judy Pranata, ST, IAI, salah satu praktisi arsitektur yang tergabung dalam Yogyakarta Young Architects Forum (YYAF). Adapun tema yang diusung adalah “How to be a Good Architect? Perancangan yang Baik dengan Metode yang Baik”, yaitu tentang bagaimana seorang arsitek dapat menjadi seorang arsitek yang baik dan bagaimana merancang suatu produk arsitektur yang baik dengan suatu metode yang juga baik.

judy pranata

Bapak Judy Pranata, ST, IAI, narasumber acara Stadium Generale #3

Bapak Judy Pranata dalam studium generale kali ini memaparkan tentang bagaimana seseorang belajar mencintai apa yang sedang dikerjakan, termasuk juga seorang arsitek yang belajar mencintai pekerjaan arsiteknya. Dengan mengetahui minat, kelebihan dan kekurangan pada diri sendiri, akan dapat membantu seorang arsitek menemukan kecirikhasannya. Selain itu juga membahas tentang bagaimana menumbuhkan suatu bisnis di bidang arsitektur. Melalui jejaring atau relasi yang baik dapat menjadi awal yang baik dalam bisnis ini. Menemukan ide dan bagaimana menjual suatu desain menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan dalam proses memasarkan produk jasa arsitektur. Intinya bisnis arsitektur bertumpu pada kepercayaan yang dibangun dengan relasi-relasi, selain itu juga dari model presentasi konsep dan desain perancangan yang dapat diterima dengan baik oleh klien. Mengasah kemampuan dan mulai masuk dunia kerja sejak dini—misalnya dengan cara magang di suatu biro arsitek—akan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap profesi ini. Hal ini juga dapat menjadi arah dasar dan karakter dari desain-desain yang nantinya akan mampu diciptakan.

Lebih lanjut Bapak Judy Pranata menjelaskan bahwa dengan memanfaatkan teknologi dan selalu berpikir positif dapat menjadi faktor pendukung seorang arsitek dalam menyajikan suatu konsep perancangan dan desain arsitektur yang berkelanjutan dan diterima dengan baik oleh klien. Kemudian bergabung dalam komunitas-komunitas bagi arsitek bukan hanya untuk membangun relasi tapi juga untuk berkarya dan mengasah intuisi terhadap suatu desain. Lalu jangan pernah berhenti belajar, mempelajari dan membagikan pengalaman ber-arsitektur bukan hanya untuk mengasah kemampuan, tetapi juga untuk menyelamatkan profesi arsitek itu sendiri agar tetap eksis. Dan yang terakhir, jangan lupa untuk ber-travelling, karena dengan travelling, seorang arsitek secara tidak langsung telah mengumpulkan kartu ide untuk menambah perbendaharaan referensi dan preseden dalam membuat suatu konsep dan metode perancangan arsitektur yang baik yang sesuai dengan harapan dari klien. Menutup studium generale, Bapak Judy Pranata berpesan bahwa arsitek adalah jembatan untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan.

bareng-bareng

Civitas Akademia Program Studi Arsitektur Universitas Amikom Yogyakarta dengan Yogya Young Architects Forum

Copyright : Arsitektur AMIKOM Yogyakarta