HALAMAN

LABORATORIUM KEAHLIAN


    Program Studi Arsitektur Universitas Amikom Yogyakarta mempunyai beberapa laboratorium peminatan yang berdasarkan Kelompok Bidang Keahlian (KBK) yang ada di Ilmu Arsitektur, antara lain :

1. Laboratorium Studio Perancangan

Laboratorium Studio Perancangan memiliki lingkup kegiatan penelitian tentang rancang bangunan (building design) dalam berbagai macam konteks bangunan dalam suatu kawasan. Lab. Studio Perancangan merupakan wadah pengembangan ilmu suatu perancangan arsitektur bangunan tunggal dan ataupun kawasan. Hasil kajian menjadi materi pembelajaran berbasis masalah nyata pada suatu proses desain.

Fasilitas pendukung yang dimiliki meliputi Studio Gambar Manual dan Studio Fotografi.

Keahlian dan fasilitas yang ditawarkan :

  • Merancang Bangunan
  • Merancang lansekap
  • Multimedia (Komputer Grafis)
  • Merancang interior dan eksterior
  • Desain Produk

2. Laboratorium Arsitektur Digital dan Cinema

Lab. Digital Arsitektur memfasilitasi dan mendukung proses pengajaran dalam desain arsitektur yang terpadu antara ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemanfaatan teknologi digital dilakukan dalam ruang studio. Mahasiswa dan dosen berproses bersama untuk menghasilkan ouput yang berkualitas. Proses tersebut diselenggarakan untuk mewadahi pendalama ilmu desain, kreativitas dan penggunaan teknologi dengan pemodelan 3D.

3. Laboratorium Historical Architecture

Merupakan wadah kegiatan penelitian tentang sejarah dan latar belakang falsafah arsitektur bangunan, dengan perspektif ke arah masa depan. Memanfaatkan berbagai artefak dan lingkungan yang berkearifan lokal.

Laboratorium ini berupaya untuk memperoleh pengetahuan yang lebih mendasar tentang arsitektur khususnya arsitektur Indonesia. Beberapa hasil penelitian termasuk usulan konservasi bangunan dan kawasan telah dihasilkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Laboratorium ini banyak melakukan penelitian-penelitian tentang artefak dan naskah yang berhubungan dengan fenomena arsitektur. Hasil dari kegiatan laboratorium ini dpat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam rangka memposisikan suatu arsitektur dalam perspektif kesejarahan.

Mata kuliah binaan:

  • Pengantar arsitektur
  • Perkembangan Arsitektur Modern
  • Asas dan metode Perancangan
  • Perkembangan Arsitektur Kiwari
  • Metode Perancangan
  • Teori Arsitektur I
  • Teori Arsitektur II
  • Perkembangan Arsitektur Klasik

4. Laboratorium Building Physic

Laboratorium Fisika Bangunan memfasilitasi kebutuhan pengajaran, pendidikan dan pelatihan fisika bangunan bagi kepentingan mahasiswa, dosen berupa praktikum. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pendalaman ilmu keteknikan yang berkaitan dengan bidang arsitektur dalam bentuk pemahaman teori-teori teknik dan pelaksanaan lebih lanjut. Kegiatan secara khusus (terprogram) melaksanakan kegiatan-kegiatan pengkajian masalah fisika bangunan seperti: lokakarya, kelompok diskusi.

Fasilitas yang tersedia berupa alat pengukur termal (suhu, kelembaban, angin), alat pengukur akustik, alat pengukur cahaya.

5. Laboratorium Struktur dan Teknologi Bangunan

Laboratorium Teknologi Bangunan memfasilitasi dan mendukung proses pengajaran dan penelitian di bidang struktur dan konstruksi bangunan serta teknologi bangunan dan utilitas bangunan oleh mahasiswa, dosen ataupun kerjasama dengan pihak ketiga.

Proses tersebut diselenggarkan dalam kegiatan pendalaman ilmu keteknikan yang berhubungan dengan struktur dan konstruksi bangunan, praktikum bidang konstruksi kayu (workshop), pembuatan model replika yang memungkinkan untuk diuji, mengkaji tenologi bahan dalam rangka melakukan inovasi dan aplikasi. Selain itu, Lab. Teknologi Bangunan juga membuka layanan secara umum untuk jasa-jasa konstruksi.

6. Laboratorium Kota dan Permukiman

Laboratorium Kota dan Permukiman merupakan wadah untuk mendukung proses pengajaran berkaitan dengan permasalahan pengembangan kota, penataan dan perancangan kota, serta penataan dan perancangan permukiman. Sehingga dalam laboratorium ini kegiatan lebih banyak diwarnai dengan kajian-kajian kritis seperti diskusi, ataupun sarasehan.

Laboratorium ini juga mampu untuk membantu menyusun studi berkaitan dengan pengembangan kota, penataan dan perancangan kampung, perumahan, kawasan konservasi, kawasan wisata dan lainnya.